Bawaslu Pesisir Barat Apresiasi Semangat Kader PMII di Usia ke-65: Bersama Jaga Demokrasi yang Bermartabat
|
Pesisir Barat, 17 April 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-65 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif PMII dalam memperkuat kesadaran demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPMHM) Bawaslu Pesisir Barat, Ayu Megasari, S.S., M.Sos, mengatakan bahwa peran organisasi kemahasiswaan seperti PMII memiliki kontribusi penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta menjadi mitra strategis dalam menciptakan pemilu yang berintegritas.
“Di usia ke-65 ini, PMII telah menunjukkan kiprah panjang dalam menanamkan nilai-nilai kritis, religius, dan kebangsaan di kalangan mahasiswa. Kami di Bawaslu Pesisir Barat mengajak seluruh kader PMII untuk terus menjadi bagian dari gerakan moral dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat,” ujar Ayu Megasari, S.S., M.Sos.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa semangat kader PMII sejalan dengan upaya Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput. Melalui kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa, Bawaslu berkomitmen menciptakan ruang demokrasi yang terbuka dan inklusif.
Peringatan Harlah ke-65 PMII yang mengusung semangat Transformasi Gerakan, Kolaborasi untuk Indonesia Maju menjadi momentum refleksi bagi generasi muda untuk terus hadir dalam menjaga nilai kejujuran, keadilan, dan partisipasi dalam setiap tahapan pemilihan.
“Kader PMII adalah bagian dari agen perubahan bangsa. Mari kita terus berkolaborasi dalam mewujudkan demokrasi yang substansial, bukan hanya prosedural,” tutup Ayu Megasari, S.S., M.Sos.
Dengan semangat Harlah ke-65 PMII, Bawaslu Pesisir Barat berharap agar sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi kepemudaan terus terjalin, demi terciptanya demokrasi yang kuat dan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya pengawasan pemilu.