Bawaslu Lampung Dorong Pendidikan Politik Lewat Evaluasi Pemilihan
|
Evaluasi hasil penanganan pelanggaran yang dilakukan Bawaslu Lampung juga dimaknai sebagai bentuk pendidikan politik bagi masyarakat. Anggota Bawaslu Lampung, Tamri, menyebutkan bahwa melalui proses ini, publik dapat memahami mekanisme pengawasan pemilu dengan lebih baik.
“Kami ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat agar mereka dapat memahami proses pemilu dengan lebih baik,” kata Tamri dalam kegiatan evaluasi di Bandar Lampung, Kamis (16/01).
Menurutnya, evaluasi tidak hanya ditujukan untuk perbaikan internal lembaga, tetapi juga untuk meningkatkan literasi demokrasi publik. “Dengan memahami bagaimana pelanggaran ditangani, masyarakat akan lebih sadar hukum dan lebih partisipatif dalam pengawasan,” ujarnya.
Tamri menilai, pendidikan politik yang berbasis transparansi dan akuntabilitas dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu. “Masyarakat yang paham adalah benteng utama terhadap manipulasi dan politik uang,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Lampung menunjukkan peran ganda: sebagai pengawas pemilu sekaligus pendidik publik yang berkomitmen membangun demokrasi yang sehat dan beretika.