Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat monitoring ke Panwascam
|
Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan monitoring ke Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) mulai selasa (19/9) dan hari Kamis 21/9 kemarin.
Supervisi dan monitoring ke setiap Panwascam di 11 kecamatan ini merupakan pertama kalinya sejak terpilih Pimpinan Bawaslu Pesisir Barat Periode 2023-2028.
Abd. Kodrat selaku Ketua dan Kordinator divisi SDMO, Diklat dan Datin Bawaslu Pesisir Barat mengugkapkan, Kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam penguatan lembaga serta untuk memastikan kesiapan jajaran pengawas adhoc ditingkat kecamatan hingga tingkat pekon dalam menghadapi tahapan pemilu tahun 2024.
“Kewajiban kita di Kabupaten melakukan pembinaan kepada Panwascam. Ini semata-mata untuk memastikan kesiapan jajaran pengawas kami dibawah dalam menghadapai pemilu tahun 2024,” ujarnya.
Terkait kesiapan jajaran pengawas, Kodrat memastikan agar jajaran pengawas dalam melakukan tugas pengawasan di wilayah kerjanya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“laksanakan tugas dengan harmonis dan sesuai dengan aturan regulasi, tingkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong" Tutur Kodrat.
Pada Kesempatan yang sama Ayu Megasari selaku Anggota dan Koordinator Divisi Hukum Pencegahan, Parmas dan Humas menambahkan Bahwa agar jajaran pengawas lebih mengedepankan dan mengupayakan sistem pencegahan (Preventif) dalam pengawasan Pemilu. Cara tersebut dinilai efektif untuk menekan adanya bentuk pelanggaran.
"Kita lebih mengedepankan fungsi pencegahan secara efisien, efektif dan optimal pada pengawasan Pemilu," ujarnya dalam kegiatan monitoring ini.
Sebagai upaya dalam mendukung tugas-tugas pengawasan dan kesuksesan Pemilu, Ayu mengharapkan agar Pihak jajaran pengawas dapat berkomitmen untuk mengoptimalkan peran media sosial.
"sudah seyogyanya dimaksimalkan untuk menyampaikan kinerja Bawaslu dan edukasi terkait kepemiluan, khususnya tentang pengawasan. Silahkan ini dimaksimalkan untuk mengabarkan kepada publik tentang kinerja yang telah kita lakukan. Melalui pengelolaan medsos yang baik harapannya dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat agar bersama-sama Bawaslu mengawasi Pemilu.
Diakhir penyampaiannya Ayu mengharapkan agar pihaknya dapat bersama-sama menyatukan langkah, visi dan misi, karena Bawaslu ini adalah lembaga kita bersama.
"Ada pepatah gusdur yang saya ingat, Ketika Agama Negara dan Kebudayaan menjadi pertentangan maka yg dinomor satukan Kemanusiaan" Tutup Ayu.
Selain itu masih dikesempatan yang sama Wilyan Gulta sebagai Anggota dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa menyampaikan kepada setiap peserta yang hadir agar dapat berkolaborasi bersama dalam kinerja-kinerja kedepan.
"PKD merupakan ujung tombak Bawaslu dalam pelaksanaan pengawasan, saya harap agar kita sama-sama dapat meningkatkan pemahaman terkait kepemiluan, jangan sampai dilapangan nanti ada pelanggaran justru kita tidak memahaminya" ungkap wilyan.
"Jangan ada ego sektoral dan ego divisi, semua kerja pengawasan adalah kerja kolektif kolegial" Tutup Wilyan